Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Desember 2015

Stop Pembodohan Masyarakat dengan Iklan-iklan yang Menyesatkan Ini !!!

Stop menyebarkan info hoax - Akhir - akhir ini kita sering kali melihat di timeline Facebook, sebuah status atau share baik berupa foto atau video dengan menampilkan percobaan sebagai berikut :



1. Pertama uji yg dilakukan oleh penjual AIR ALKALI kemasan
Betadine (povidone iodine) + air kemudian di masukkan mie instan, lalu warna air dan mie instan berubah menjadi biru pekat atau sampai biru ungu kehitaman.

Lalu dengan seenaknya si pelaku menyamakan mie instan yg berubah warna menjadi biru kehitaman disebut sebagai RACUN

2. Kedua, Ada pula share tentang uji nasi + betadine juga berubah warna menjadi biru, ungu kehitaman, yang ini parah lagi.. Disebut pula itu beras dicampur pil KB, bener2 gak masuk akal, tapi anehnya banyak yg menelan mentah2 info itu

3. Ketiga adalah iklan obat pelangsing yang juga menggunakan “mie instan + air betadine” berubah menjadi biru kehitaman kemudian di bilas dengan air berisi obat pelangsing warna mie yang berubah menjadi biru tersebut kemudian berubah lagi menjadi putih, si pendemo mengklaim bahwa racunnya sdh di ikat dengan obat pelangsing tersebut dan di buatlah pernyataan obat pelangsing tersebut bisa mengikat racun.


SEMUA percobaan diatas terlihat sangat meyakinkan, yang tidak paham pun jadi tercengang dan resah, galau karena katanya mereka konsumsi racun.

Dalam kimia analisis uji seperti yang dilakukan menggunakan betadine (iodine) disebut UJI IODIMETRI.

Uji Iod bertujuan untuk mengidentifikasi PATI/KARBOHIDRAT/POLISAKARIDA/TEPUNG/AMILUM. Reagent yang digunakan adalah larutan iodine yang merupakan zat terlarut dalam potassium iodide.


eaksi antara polisakarida dengan iodin membentuk rantai poliiodida. Polisakarida umumnya membentuk rantai heliks (melingkar), sehingga dapat berikatan dengan iodin, sedangkan karbohidrat berantai pendek seperti disakarida dan monosakarida tidak membentuk struktur heliks sehingga tidak dapat berikatan dengan iodin.

Amilum dengan iodin dapat membentuk kompleks biru, amilopektin dengan iodin akan memberi warna merah ungu sedangkan dengan glikogen dan dekstrin akan membentuk warna merah coklat.

CATATAN: Bahan makanan apapun yang mengandung karbohidrat entah itu beras, singkong, mie, kentang, spagheti dan bahan makanan yang direaksikan (ditetesi) Iodium (baca: Betadine) akan berubah warna mulai biru, biru tua, ungu hingga kehitaman.

Buat para pembuat uji demo produk ini please sebelum anda share bentengi dulu dg dasar keilmuan yg cukup, jangan asal bikin demo, membuat kesimpulan sendiri, apalagi kalo bikin uji ini untuk jualan produk.

Bukankah HOAX yg anda sebarkan ini termasuk kategori menipu??? Artinya sama aja anda jualan dengan cara tipu2 … Dimana keberkahan jika anda mencari rizki dg metode tipuan???

Semoga HOAX ini cepat berlalu.





Selasa, 10 Mei 2011

Professor Perancis bilang " KALIAN SEMUA GOBLOK" kepada Anggota DPR RI

Professor Perancis bilang " KALIAN SEMUA GOBLOK" kepada Anggota DPR RI



Jakarta - Studi banding anggota DPR ke luar negeri terus menuai protes. Kunjungan itu bak liburan masa reses yang menghabiskan uang rakyat, sementara hasilnya tidak jelas.

Komisi X yang membawahi olahraga, dan pariwisata, misalnya kedapatan berfoto-foto dan membeli tiket pertandingan Real Madrid di ke Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol.

Lalu studi banding Komisi VIII ke Australia. Mereka hendak melakukan studi banding ke parlemen Australia, padahal parlemen di Negeri Kanguru itu sedang reses. Konyolnya lagi anggota DPR sempat membohongi mahasiswa Indonesia di sana soal email resmi Komisi VIII beralamat di komisi8@yahoo.com.

"Itu semakin memperjelas studi banding itu tidak ada gunanya. Itu hanya modus untuk jalan-jalan dan mendapatkan uang saku," ujar Kordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang.

Banyak cerita minor tentang kelakuan wakil rakyat saat berkunjung ke luar ngeri. Pada 28 Juli 2005, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda memergoki anggota DPR dari Badan Legislatif jalan- jalan dan belanja barang mewah. Wakil rakyat pun terpotret sedang menenteng barang belanjaan merek Bally atau Gucci.

"Mereka tidak ada agenda di Belanda dan saat itu kami memang ingin menemui mereka untuk audiensi. Mereka 2 malam di Amsterdam," ujar mantan Ketua PPI Amsterdam 2004- 2005 Berly Martawardaya kepada detikcom.

Anggota DPR tidak mempunyai agenda resmi ke Amsterdam karena pada saat itu Parlemen Belanda yang berkedudukan di Den Haag juga sedang masa reses.

Hal senada juga dibeberkan mantan Ketua PPI Perancis Mahmud Syaltout. Sebelum mendatangi Amsterdam, anggota DPR itu sebenarnya hendak studi banding ke Perancis. Tidak jelas dalam urusan apa kunjungan itu. Namun, kedatangan anggota DPR itu telah jauh-jauh hari ditolak oleh PPI Perancis.

Ketua PPI saat itu (alm) Rudianto Ekawan, memerintahkan semua mahasiswa untuk datang ke KBRI Perancis dan melakukan aksi walk out serta membacakan surat protes atas kedatangan anggota DPR. Aksi ini diharapkan menjadi tamparan keras bagi wakil rakyat yang datang tanpa persiapan ke Perancis.

Anggota DPR tidak bisa memberikan penjelasan logis soal kedatangan mereka. Salah seorang juru bicara DPR menyatakan tujuan mereka untuk bertemu dengan mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang pintar. Mereka juga memuji mahasiswa di luar negeri sebagai pemimpin bangsa dan juga merupakan konstituen mereka.

"Sebelum pidato selesai, teman saya, Rudianto AB interupsi dan membacakan surat protes dari PPI Prancis. Kemudian kita walk out. KBRI pun geger dan semua marah sama kita," cerita Mahmud.

Gara-gara kejadian itu semua jadwal kunjungan DPR di Belanda dan Belgia ikut dibatalkan. Akhirnya PPI Belanda memergoki para wakil rakyat itu asyik berbelanja.

Mahmud kembali menjadi guide untuk anggota DPR yang melakukan studi banding mengenai masalah anggaran ke Perancis pada 2006. Sebenarnya, kedatangan anggota DPR bukan ke Perancis, tetapi hendak menonton pertandingan final Piala Dunia di Jerman antara Italia melawan Perancis. Karena datang lebih awal, mereka menyempatkan diri melancong ke negeri mode tersebut.

Rombongan ternyata tidak hanya terdiri dari anggota DPR, tapi juga banyak terdapat anggota DPRD dari DKI Jakarta. Selama berada di Perancis, para wakil rakyat itu menghamburkan uang dengan berbelanja merek mahal semisal Louis Vitton, Pierre Cardin, dan membeli jam tangan mahal yang harganya dapat membiayai uang kuliah seorang mahasiswa selama setahun.

KBRI Perancis yang dipimpin oleh (alm) Arizal Effendi juga menolak memfasilitasi anggota DPR. Para anggota dewan dianggap sebagai rombongan liar.

Saat itu, salah seorang anggota DPR sempat meminta untuk dicarikan gadis panggilan di Perancis. Mahmud menjelaskan, di Perancis tidak ada pusat lokalisasi seperti Red Light di Belanda.Si anggota DPR kemudian meminta ditunjukkan pusat tarian striptis di Perancis. Mahmud pun menyarankan agar mereka pergi sendiri ke Moulin Rouge.

Saat akan kembali ke Jerman, ketua rombongan DPR itu nyeletuk ada yang kurang saat di Perancis. "Apa yang kurang, belum beli Hermes ya atau barang apalagi yang tidak ada?" kata salah seorang anggota rombongan menanggapi celetukan ketuanya. "Bukan, kita belum sempat foto-foto di Menara Eiffel," jawab si ketua santai.

Pada 2007, anggota DPR mendapat makian Guru Besar Ilmu Tata Negara Universitas Sorbon Perancis Prof Edmond Jouve. Saat itu, beberapa anggota DPR ke Perancis untuk melakukan studi banding tentang Kementerian Negara dan Dewan Penasihat.

Mahmud yang mahasiswa Ilmu Tata Negara pun meminta Jouve untuk menjelaskan sistem tata negara di Perancis dan Indonesia. Dalam pertemuan di KBRI Perancis itu, Jouve menjelaskan sistem tata negara Perancis dan Indonesia sangat berbeda.

Mendengar paparan itu, seorang anggota dewan nyeletuk mereka salah mendatangi Perancis untuk studi banding. Anggota dewan lainnya pun terbahak-bahak mendengar celetukan itu.

Melihat hadirin tertawa, Jouve bertanya. Penerjemah menjelaskan celetukan sang anggota dewan. Mendapat penjelasan itu Jouve marah. "Kalian semua goblok," maki Jouve dalam bahasa Perancis.

Sang profesor lantas mengingatkan Indonesia bukanlah negara kaya dan masih berada di dalam kategori negara berkembang, kenapa malah menghamburkan uang jika tidak ada hasilnya.

sumber :http://us.detiknews..com/read/2011/0...fesor-perancis

Jumat, 02 April 2010

KIsah Nyata


suamiku kini tlah tiada dan penyesalanku yg terus ada
kisah nyata yang akan membuat setiap orang terharu setelah membacanya ini saya dapatkan dari sebuah notes di facebook bernama Rina Amalina semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua terutama bagi kaum hawa yg sudah berkeluarga. Saya memberanikan diri untuk sharing tulisan ini disini karena di notes tersebut tertulis :

"Silahkan berbagi tulisan ini kepada saudara,teman,kerabat anda. Saya berharap pengalaman yg saya miliki dapat menjadi pelajaran bagi kita semua."


jadi atas dasar itu saya mencoba untuk membantu sharing disini.. syukur2 teman2 disini juga akan melakukan sharing di tempat laen dan tetap tanpa lupa etika dalam melakukan sharing terhadap tulisan orang lain adalah memberikan sumbernya. Langsung saja :


suamiku kini tlah tiada dan penyesalanku yg terus ada

Ini adalah kisah nyata di kehidupanku
Seorang suami yg kucintai yang kini telah tiada
Begitu besar pengorbanan seorang suamiku pada keluargaku
Begitu tulus kasih sayangnya untukku dan anakku
Suamiku adalah seorang pekerja keras. Dia membangun segala yang ada di keluarga ini dari nol besar hingga menjadi seperti saat ini. Sesuatu yang kami rasa sudah lebih dari cukup.

Aku merasa sangat berdosa ketika teringat suamiku pulang bekerja dan aku menyambutnya dengan amarah,tak kuberikan secangkir teh hangat melainkan kuberikan segenggam luapan amarah.
Selalu kukatakan pada dia bahwa dia tak peduli padaku,tak mengerti aku,dan selalu saja sibuk dengan pekerjaannya.
Tapi kini aku tahu.
Semua ucapanku selama ini salah.dan hanya menjadi penyesalanku karena dia telah tiada.
Temannya mengatakan padaku sepeninggal kepergiannya.
Bahwa dia selalu membanggakan aku dan anakku di depan rekan kerjanya.
Dia berkata, “ setiap kali kami ajak dia makan siang,mas anwar jarang sekali ikut kalau tidak penting sekali,alasannya slalu tak jelas. Dan lain waktu aku sempat menanyakan kenapa dia jarang sekali mau makan siang, dia menjawab, “ aku belum melihat istriku makan siang dan aku belum melihat anakku minum susu dengan riang.lalu bagaimana aku bisa makan siang.” Saat itu tertegun,aku salut pada suamimu. Dia sosok yang sangat sayang pada keluarganya. Suamimu bukan saja orang yang sangat sayang pada keluarga,tapi suamimu adalah sosok pemimpin yang hebat. Selalu mampu memberikan solusi-solusi jitu pada perusahaan.”
Aku menahan air mataku karena aku tak ingin menangis di depan rekan kerja suamiku. Aku sedih karena saat ini aku sudah kehilangan sosok yang hebat.

Teringat akan amarahku pada suamiku,aku selalu mengatakan dia slalu menyibukkan diri pada pekerjaan,dia tak pernah peduli pada anak kita. Namun itu semua salah. Sepeninggal suamiku. Aku menemukan dokumen2 pekerjaannya. Dan aku tak kuasa menahan tangis membaca di tiap lembar di sebuah buku catatan kecil di tumpukan dokumen itu, yang salah satunya berbunyi, “ perusahaan kecil CV.Anwar Sejahtera di bangun atas keringat yang tak pernah kurasa. Kuharap nanti bukan lagi CV.Anwar Sejahtera, melainkan akan di teruskan oleh putra kesayanganku dengan nama PT. Syahril Anwar Sejahtera. Maaf nak, ayah tidak bisa memberikanmu sebuah kasih sayang berupa belaian. Tapi cukuplah ibumu yang memberikan kelembutan kasih sayang secara langsung. Ayah ingin lakukan seperti ibumu. Tapi kamu adalah laki-laki. Kamu harus kuat. Dan kamu harus menjadi laki-laki hebat. Dan ayah rasa,kasih sayang yang lebih tepat ayah berikan adalah kasih sayang berupa ilmu dan pelajaran. Maaf ayah agak keras padamu nak. Tapi kamulah laki-laki. Sosok yang akan menjadi pemimpin,sosok yang harus kuat menahan terpaan angin dari manapun. Dan ayah yakin kamu dapat menjadi seperti itu.”
Membaca itu,benar2 baru kusadari.betapa suamiku menyayangi putraku.betapa dia mempersiapkan masa depan putraku sedari dini. Betapa dia memikirkan jalan untuk kebaikan anak kita.

Setiap suamiku pulang kerja. Dia selalu mengatakan, “ ibu capai?istirahat dulu saja”
Dengan kasar kukatakan, “ ya jelas aku capai,semua pekerjaan rumah aku kerjakan. Urus anak,urus cucian,masak,ayah tahunya ya pulang datang bersih.titik.”
Sungguh,bagaimana perasaan suamiku saat itu. Tapi dia hanya diam saja. Sembari tersenyum dan pergi ke dapur membuat teh atau kopi hangat sendiri. Padahal kusadari. Beban dia sebagai kepala rumah tangga jauh lebih berat di banding aku. Pekerjaannya jika salah pasti sering di maki-maki pelanggan. Tidak kenal panas ataupun hujan dia jalani pekerjaannya dengan penuh ikhlas.

Suamiku meninggalkanku setelah terkena serangan jantung di ruang kerjanya.tepat setelah aku menelponnya dan memaki-makinya. Sungguh aku berdosa. Selama hidupnya tak pernah aku tahu bahwa dia mengidap penyakit jantung. Hanya setelah sepeninggalnya aku tahu dari pegawainya yang sering mengantarnya ke klinik spesialis jantung yang murah di kota kami. Pegawai tersebut bercerita kepadaku bahwa sempat dia menanyakan pada suamiku.
“pak kenapa cari klinik yang termurah?saya rasa bapak bisa berobat di tempat yg lebih mahal dan lebih memiliki pelayanan yang baik dan standar pengobatan yang lebih baik pula”
Dan suamiku menjawab, “ tak usahlah terlalu mahal. Aku cukup saja aku ingin tahu seberapa lama aku dapat bertahan. Tidak lebih. Dan aku tak mau memotong tabungan untuk hari depan anakku dan keluargaku. Aku tak ingin gara-gara jantungku yang rusak ini mereka menjadi kesusahan. Dan jangan sampai istriku tahu aku mengidap penyakit jantung. Aku takut istriku menyayangiku karena iba. Aku ingin rasa sayang yang tulus dan ikhlas.”
Tuhan..Maafkan hamba Tuhan,hamba tak mampu menjadi istri yang baik. Hamba tak sempat memberikan rasa sayang yang pantas untuk suami hamba yang dengan tulus menyayangi keluarga ini. Aku malu pada diriku. Hanya tangis dan penyesalan yang kini ada.

Saya menulis ini sebagai renungan kita bersama. Agar kesalahan yang saya lakukan tidak di lakukan oleh wanita-wanita yang lain. Karena penyesalan yang datang di akhir tak berguna apa-apa. Hanyalah penyesalan dan tak merubah apa-apa.
Banggalah pada suamimu yang senantiasa meneteskan keringatnya hingga lupa membasuhnya dan mengering tanpa dia sadari.
Banggalah pada suamimu,karena ucapan itu adalah pemberian yang paling mudah dan paling indah jika suamimu mendengarnya.
Sambut kepulangannya di rumah dengan senyum dan sapaan hangat. Kecup keningnya agar dia merasakan ketenangan setelah menahan beban berat di luar sana.
Sambutlah dengan penuh rasa tulus ikhlas untuk menyayangi suamimu.
Selagi dia kembali dalam keadaan dapat membuka mata lebar-lebar.
Dan bukan kembali sembari memejamkan mata tuk selamanya.

Teruntuk suamiku.
Maafkan aku sayang.
Terlambat sudah kata ini ku ucapkan.
Aku janji pada diriku sendiri teruntukmu.
Putramu ini akan kubesarkan seperti caramu.
Putra kita ini akan menjadi sosok yang sepertimu.
Aku bangga padamu,aku sayang padamu.

Istrimu
Rina

Silahkan berbagi tulisan ini kepada saudara,teman,kerabat anda. Saya berharap pengalaman yg saya miliki dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
dan kepada Ibu Rina semoga lebih tabah
dan kepada Alm. Bpk. Anwar semoga diberikan tempat terbaik di surga
amin

dari kisah ini saya harap tidak ada yg menyalahkan siapa2.cukup sebagai renungan dan perbaikan kita bersama.

NB : saya rasa kecil kemungkinan jika ini repost.karena baru saja notes ini di tulis oleh Sdri.Rina Amalina






Kamis, 01 April 2010

Nie Lah Kisah Q...

Kisah Gila

Menjelang usia 21 tahun tanggal 16 februari ini aku dilanda kebimbangan. Resah yang ku pikir pantas bukan seorang pria dengan track record kelam dalam percintaan. 21 tahun aku hidup di atas dunia ini, belum pernah kurasakan cinta sebenarnya. Ya ada cuma aku merindukan seseorang yang tak pernah punya rasa kepadaku.

Beberapa hari ini aku menjadi gila. Ku buat status paling aneh selama aku menjadi facebookers. “Ada yang mau jadi pacarku???”. Sontak saja teman-temanku bertanya. Kesambat dimana si AIS yang dulu sangat anti dengan yang namanya pacaran?

Tiap memejamkan mata, aku diburu oleh mimpi buruk akan wajah-wajah orang-orang pernah kucintai yang sekarang sudah bersuami. Entah kenapa, aku juga tak mengerti.

Akhir-akhir ini aku selalu bertanya, mengapa mereka memilih pria itu? Ku cuba untuk membuat perbandingan. Ku perhatikan wajah-wajah laki-laki yang berhasil mendapat mereka, tak lebih tampan dari wajahku. Ku selidiki status dan kekayaan mereka, tak melebihi status dan kekayaan keluargaku. Ku amati kecerdasan mereka, tak hebat-hebat amat untuk mengalahkan kemampuan otakku. Tapi mengapa mereka memilih mengabaikanku untuk menikah dengan laki-laki itu?

Detik-detik usia 21 tahun ini memang membuatku gamang. Ada dorongan untuk tak lagi mencintai wanita. Ada bisikan bahwa dunia akan bisa kulalui tanpa kehadiran wanita. Pengalaman 21 tahun tanpa kehadiran wanita bisa kulalui meski tertatih-tatih karena cinta yang masih menggebu di hati ini. Dan hari ini, kok rasanya aku lebih nyaman untuk menyepi tanpa harus tersiksa karena sakit hati.

Ah.. Entahlah.. Aku juga tak yakin dengan tekad untuk terus sendiri. Mungkin bisikan-bisikan anti wanita ini tak lebih karena emosi sesaat saja. Ditambah lagi hanya pengalaman dengan beberapa wanita saja.

Aku masih yakin ada gadis-gadis baik yang akan menerima cintaku. Karena dunia ini tak sebesar daun kelor. Baru pulau Jawa yang ku tempati. Masih Indonesia yang kuarungi. Masih ada belahan dunia lain yang belum kusinggahi. Siapa tahu, kekasih hatiku orang Arab sana. Ataupun orang Inggris.

Sakit hati karena cinta terus jadi putus asa??? Kayaknya ngak zamannya lagi deh. Suatu hari aku akan membuktikan kepada gadis-gadis itu, “Maaf mbak, ternyata pilihanmu untuk mengabaikanku adalah pilihan yang salah”…

thanks

Kamis, 11 Juni 2009

artis2 wanita yang paling q suka

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Rabu, 20 Mei 2009

sejarah lamongan ( panji laras )

Sebuah tradisi yang diduga berhubugan dengan sejarah leluhur Lamongan,Panji Laras Liris,masih di ugemi sebagian warga Soto.yakni ,calon pengantin perempuan harus meminang(melamar)calon pengantin laki-laki.
Tradisi ini masih berhubungan dengan sejarah salah satu leluhur Kab.Lamongan yang bernama Mbah Sabilan.Dalam riwayat panji laras liris di ungkapakan,pada sekitar tahun 1640-1665 Kab.Lamongan dipimpin Bupati ketiga.Yakni, Raden Panji Puspa kusuma dengan gelar Kanjeng Gusti Adipati.Bupati itu mempunyai dua putra yaitu panji laras dan panji liris,sehingga mengakibatkan dua putri dari Adipati Wirasaba(wilayahnya sekitar kertosono nganjuk) yakni Dewi Andanwangi dan Dewi Andansari jatuh hati.
Karena Adipati Wirasaba didesak oleh ke dua putrinya akhirnya beliau menuruti keinginan putrinya untuk melamar panji laras dan panji liris di Lamongan,yang pada saat itu wirasaba belum memeluk agama islam,sedangkan di Lamongan islam sudah sangat melekat.

Untuk menyikapi hal itu panji laras dan liris meminta hadiah berupa dua genuk dan dua tikar yang terbuat dari batu, sebab genuk mangandung isyarat tempat untuk mengambil air wudhu sedangkan tikar untuk sholat yang mempunyai tujuan agar Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi mau masuk islam.
Kemudian Adipati wirasaba memenuhi permintaan itu,dan ke dua putrinya membawa langsung benda-benda tersebut dengan naik perahu yang di kawal oleh prajurit.Kedatangan ke dua putri tersebut di sambut langsung oleh panji laras liris di pinggir kali lamongan.
Ketika akan turun dari perahu kain panjang Dewi Andansari dan Dewi Andawangi terbuka dan kelihatan betisnya.Melihat betis ke dua putri tersebut panji laras maupun panji liris tercengang ketakutan karena melihat betis ke dua putri itu berbulu lebat.
Hal itu merupakan suatu penghinaan bagi prajurit Wirasaba,kemudian mereka mengejar panji laras dan panji liris demikian pula prajurit dari lamongan juga harus melindungi kedua pemuda tersebut yang akhirnya terjadi perang Babad.Dalam perang tersebut panji laras dan panji liris tewas,termasuk Pati Mbah Sabilan.
Jenazah mbah Sabilan dimakamkan dikelurahan Tumenggungan ,sedangkan jenazah panji laras dan panji Liris tidak ditemukan yang saat ini nama panji Laras dan panji Liris dan Dewi Andansari serta Dewi Andanwangi menjadi nama jalan di kota lamongan.Jalan tersebut di beri nama jalan Laras-Liris dan jalan Andanwangi serta jalan Andansari
Mbah Sabilan maupun panji laras dan panji liris dinilai meninggal dunia ketika sedang berjuang untuk syiar Islam.

SEJARAH HARI JADI KOTA LAMONGAN

Tahukah temen-temen bahwa hari jadi kota Lamongan sebenarnya jatuh pada 10 Dzulhijah tahun 976 Hijriah yang artinya bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Tapi sayangnya warga Lamongan tidak mempertahankan hari jadinya dalam tahun Hijriah. Para panitia pencari hari jadi kota Lamongan menelusuri jalannya tarikh Hijriah yang dipadu dengan jalannya tarikh masehi sehingga akhirnya menetapkan bahwa hari jadi kota Lamongan adalah tanggal 26 Mei 1569 Masehi.

Sesungguhnya hari jadi kota Lamongan tersebut diambil dan ditetapkan dari hari dan tanggal diwisudanya Adipati Lamongan yang pertama yaitu Tumenggung Surajaya yang waktu kecilnya benama HADI. Karena mendapatkan pangkat Rangga ia lalu dipanggil Ranggahadi. Ia juga mendapat nama Mbah Lamong yaitu sebutan yang dibeikan rakyat untuknya.


Karena Ranggahadi pandai membina daerah dan mahir menyebarkan agama Islam serta dicintai seluruh rakyatnya, dari asal kata Mbah Lamong inilah akhirnya kawasan ini disebut LAMONGAN.

Sabtu, 28 Februari 2009

KENAPA HARUS KULIAH...............?

Anda Tahu Bill Gates? Pasti tahu, dia adalah seorang pengusaha SUKSES, sangat sukses…. dia adalah pemilik Microsoft yang sangat terkenal di jagad ini. bagi orang awam pasti berpikiran dia adalah orang yang sangat pintar lulusan sebuah universitas yang hebat, pikiran itu hampir tepat tapi salah. Bill Gates hanya pernah kuliah di salah satu Universitas Hebat dunia, Harvard University. namun dia di DO (Drop Out). dia tidak kuliah/ tidak jadi sarjana akan tetapi bisa sukses besar menguasai teknologi dunia sekarang ini, dan saya rasa akan terus berkembang dengan Microsoftnya.

anda pernah baca Buku “Reach dad Poor dad”, itu adalah sebuah buku yang menceritakan tentang seorang anak yang mempunyai dua ayah. ayah pertama adalah seorang ayah lulusan universitas ternama dan sangat pintar sampai-sampai dia menjadi profesor di bidangnya. ayah kedua adalah seorang ayah yang tidak sekolah dan tidak mempunyai gelar apapun. setelah beberapa lama. ayah pertama yang menjadi Profesor hanya bekerja di lembaga penelitian dimana hidupnya hanya pas-pasan dari gaji sebagai peneliti. namun untuk ayah kedua, dia menjadi pengusaha sukses dan menjadi orang yang kaya. inti dari cerita itu adalah orang untuk kaya atau sukses tidak perlu sekolah.


banyak orang yang terinspirasi dari cerita di atas bahwa untuk sukses tidak perlu sekolah. untuk menjadi kaya tidak perlu sekolah. Mereka ingin seperti Bill Gates yang di DO tapi bisa sukses besar. apakah anda termasuk orang-orang seperti itu? anda tahu, Bill Gates itu kuliah di universitas yang untuk masuk saja sangat sulit harus bersaing dengan ribuan bahkan jutaan orang di dunia, dan untuk keluarnya (lulus) juga sangat sulit, jadi lumrah banyak mahasiswa Harvard yang tidak lulus dan Bill Gates adalah salah satunya. Jika anda ingin mengikuti jejak Bill Gates dengan tidak sesrius sekolah dengan berangan-angan ingin menjadi orang sukses tanpa sekolah adalah suatu tindakan bodoh…..

itu semua adalah anggapan dan angan-angan yang salah, semua orang perlu sekolah, atau semua orang perlu belajar. jangan anda menjadi orang yang malas sekolah karena beranggapan untuk bisa sukses tidak harus sekolah. orang sekolah bukan untuk mencari gelar atau mencari kepintaran, kita sekolah adalah untuk belajar.

akan ada bedanya orang yang sekolah dengan orang yang tidak sekolah. orang yang sekolah akan lebih mudah untuk membuat keputusan terkait dengan permasalahan yang mereka hadapi. akan ada banyak alternatif pemecahan masalah yang ada dibenak orang yang sekolah. beda dengan yang tidak sekolah, ia hanya memiliki sedikit alternatif pemecahan masalah. pelajaran di sekolah tidak akan berguna nanti ketika kita keluar sekolah dan hidup di masyarakat. semua materi yang kita terima di sekolah adalah untuk melatih pikiran kita untuk memecahkan masalah, materi-materi yang kita dapat adalah untuk mengasah pikiran kita. bagai pisau tumpul bila kita tidak sekolah atau belajar, pikiran kita perlu di asah untuk bisa berpikir. Berpikir tidak hanya bisa mengeluarkan ide atau gagasan, berpikir adalah mengolah sesuatu yang kita terima kemudian dikeluarkan dalam bentuk yang lebih baik. Orang yang sekolah atau belajar akan mudah mengolah masalah yang mereka hadapi dan kemudian akan memunculkan banyak alternatif pemecahan masalah.

“Sekolah melatih kita untuk memunculkan alternaitf-alternatif pemecahan masalah, akan lebih enak jika kita mempunyai banyak alternatif pemecahan masalah daripada sedikit alternatif pemecahan masalah. Karena setiap masalah memiliki karakter berbeda-beda dan butuh pemecahan yang berbeda-beda pula. So jangan malas sekolah”

by om google